Bagaimana Jika Muntah Saat Berpuasa?

ONE DAY ONE HADITH

Sabtu , 10 Ramadhon 1439 H/ 26 Mei 2018 M

Muntah saat puasa

بسم الله الرحمن الرحيم

كِتَابٌ : الصَّوْمُ
بَابٌ : الصَّائِمُ يَسْتَقِيءُ عَامِدًا

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ *قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ ذَرَعَهُ قَيْءٌ وَهُوَ صَائِمٌ فَلَيْسَ عَلَيْهِ قَضَاءٌ وَإِنْ اسْتَقَاءَ فَلْيَقْضِ.* رواه أيو داود

Artinya:


…….dari Abu Hurairah (w. 59 H), ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang muntah tanpa disengaja ketika sedang berpuasa, maka ia tidak berkewajiban untuk mengqadha`, dan apabila ia sengaja untuk muntah maka hendaknya ia mengqadha`.”
HR. Abu Daud (W. 275 H)

Istifadah:

Muntahnya orang yang berpuasa itu tidak membatalkan puasa dan tidak wajib mengqhadanya jika muntahnya tersebut tidak sengaja. Tetapi jika muntahnya disengaja ketika berpuasa, maka puasanya batal dan wajib untuk mengqadhanya.

[sumber : Lembaga Kajian dan Riset Rasionalika Darus-Sunnah]*

Tinggalkan Balasan