Apa Itu Chia Seed dan Manfaatnya

Mengenal Chia seed lebih dekat

Chia seed adalah bijian-bijian kecil dari tanaman Salvia hispanica, salah satu jenis tanaman mint.  Warna chia seed bervariasi dari hitam, abu-abu, maupun hitam dengan bercak-bercak putih. Bentuknya oval dengan ukuran sekitar 1-2mm. Chia seed berasal dari daerah Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Kata chia sendiri pun berasal dari bahasa suku Maya yang artinya kekuatan.

Tanaman Salvia hispanica yang menghasilkan biji chia (chia seed)
Tanaman Salvia hispanica yang menghasilkan biji chia (chia seed)

Chia seed mengandung banyak zat yang  bermanfaat bagi tubuh seperti asam lemak omega 3, serat, antioksidan, dan mineral.  Dalam 1 porsi chia seed (sekitar 30g) terkandung 138 kalori, 9 gram lemak (sebagian besar berupa lemak tidak jenuh – lemak sehat), 10 gram serat, dan 6 gram protein. Kelebihan chia seed lainnya yaitu tidak mengandung gluten dan kaya akan antioksidan.

Keunggulan Chia seed, mengandung:

  • 8 kali lipat Omega-3 dibandingkan salmon

Omega-3 adalah asam lemak esensial, yang artinya zat ini tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, sedangkan manfaat omega 3 ini cukup besar bagi kesehatan tubuh. Sebagai contoh untuk kecerdasan otak anak, kesehatan mata, jantung, bahkan mencegah penyakit kanker.

Menariknya, penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi omega-3 secara teratur cenderung tidak mudah mengalami depresi. Terlebih lagi, ketika orang yang menderita depresi atau kegelisahan mulai mengonsumsi suplemen omega-3, gejala mereka cenderung menjadi lebih baik.

Omega-3 sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak pada bayi. DHA menyumbang 40% asam lemak tak jenuh ganda di otak, dan 60% di retina mata. Studi menunjukkan bahwa dengan menambah asupan omega-3 yang cukup selama tahun pertama kehidupan (pada bayi), dapat menurunkan risiko mengidap penyakit autoimun, termasuk diabetes tipe 1, diabetes autoimun pada orang dewasa dan multiple sclerosis.

  • 6 kali Kalsium dibandingkan susu

kalsium berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi, konsumsi makanan kaya kalsium tentu mampu mencegah penyakit osteoporosis atau tulang keropos.

  • 2 kali Protein dibandingkan biji-bijian lainnya

Beragam manfaat protein yang penting dan vital bagi tubuh, mulai dari membantu sistem kekebalan tubuh, hingga menjadi bahan pembentukan sel dan jaringan tubuh. Protein untuk tubuh diperlukan dalam pembentukan tulang, otot, tulang rawan, kulit, dan darah. Membuat hormon yang berfungsi membantu sel mengirim pesan dan mengkoordinasikan fungsi sel dan organ di dalam tubuh.

  • 6 kali Potassium dibandingkan pisang

Setiap hari, manusia membutuhkan 100 miligram potasium untuk mendukung jalannya aktivitas tubuh.

Mengonsumsi potasium cukup setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit berbahaya sebesar 20 persen. Penyakit yang bisa dihindari antara lain seperti stroke, tekanan darah tinggi, tulang keropos, hingga adanya batu ginjal.  Fungsi utama kalium dalam tubuh juga termasuk mengatur keseimbangan cairan dan mengendalikan aktivitas listrik di organ jantung dan otot lainnya.

  • 3 kali antioksidan dibandingkan blueberry

antioksidan bersifat menangkal radikal bebas. Jika dibiarkan, radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh yang sehat. Radikal bebas ditengarai sebagai penyebab berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung, berkurangnya kemampuan penglihatan, hingga Alzheimer.

  • 3 kali zat besi dibandingkan bayam

fungsi zat besi dalam tubuh kita yaitu membantu metabolisme protein, berperan dalam produksi hemoglobin dan sel darah merah. Manfaat zat besi lainnya yaitu meningkatkan daya tahanan  tubuh yang menjadikannya tangguh dalam melawan infeksi.

Chia seed
Chia seed

Tinggalkan Balasan