Cara Membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

SIUP ini sangat penting ketika ingin mendirikan sebuah usaha. Karena setiap usaha perdagangan membutuhkan SIUP. Baik itu usaha Perseorangan, CV, PT, BUMN hingga Koperasi. Karena dengan SIUP ini usaha anda terdaftar dan mendapat izin resmi dalam menjalankan bisnis perdagangan.
Cara Membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
Cara Membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

Ada beberapa jenis SIUP, diantaranya:

  1. SIUP besar, yakni diperuntukan untuk perusahaan dengan modal lebih dari Rp 500.000.000
  2. SIUP Menengah, yakni diperuntukan untuk perusahaan dengan modal berkisar antara Rp 200.000.000 – Rp 500.000.000
  3. Siup kecil yakni diperuntukan untuk perusahaan dengan modal kurang dari Rp 200.000.000

Pengurusan SIUP ini dapat dilakukan di kantor Dinas Perdagangan di tingkat Kabupaten atau Kotamadya setempat (Dibeberapa daerah ada juga di kantor badan pelayanan terpadu atau BP2T).

Persyaratan Administrasi Pembuatan SIUP

Ada beberapa dokumen yang harus disiapkan sebagai syarat administrasi dalam mengurus SIUP. Rinciannya sebagai berikut

  1. Untuk PT (PerseroanTerbatas)

    -Fotokopi KTP Direktur Utama atau pemegang saham
    -Fotokopi Kartu Keluarga (KK) jika Dirutnya seorang perempuan
    -Fotokopi NPWP
    -Surat Keterangan Domisili
    -Fotokopi Akta Pendirian PT yang disahkan oleh Menteri Hukum dan Ham
    -Surat izin gangguan (HO)
    -Izin prinsip
    -Neraca Perusahaan
    -Pas foto direktur utama/pemilik perusahaan ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar
    -Materai Rp 6.000
    -Izin teknis dari instansi terkait jika diperlukan

  2. Untuk Koperasi

    -Fotokopi KTP Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas Koperasi
    -Fotokopi NPWP
    -Fotokopi Akta Pendirian Koperasi yang telah disahkan oleh instansi terkait
    -Daftar Susunan Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas
    -Fotokopi Surat Keterangan Domisili
    -Neraca Koperasi
    -Materai Rp 6.000
    -Pas Foto Direktur Utama/Pemilik Perusahaan ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar
    -Izin Teknis dari instansi terkait jika diperlukan (misal jika usaha anda menghasilkan limbah, maka harus memiliki izin AMDAL dari Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah setempat)

  3. Untuk Perusahaan Perseorangan

    -Fotokopi KTP Pemegang saham perusahaan
    -Fotokopi NPWP
    -Surat Keterangan Domisili
    -Neraca Perusahaan
    -Materai Rp 6.000
    -Foto Direktur Utama/Pemilik Perusahaan ukuran 4 x 6 cm sebanyak 2 lembar
    -Izin lain yang terkait usaha anda yang dijalankan

  4. Untuk Perusahaan Perseroan Terbuka

    -Fotokopi KTP Direktur Utama/Pemilik Perusahaan
    -Fotokopi SIUP sebelum menjadi Perseroan Terbuka
    -Fotokopi Akta Notaris Pendirian dan Perubahan perusahaan dan surat persetujuan status perseroan tertutup menjadi perseroan terbuka dari Departemen Hukum dan HAM
    -Surat keterangan dari Badan Pengawas Pasar Modal bahwa perusahaan yang bersangkutan telah melakukan penawaran umum secara luas dan terbuka
    -Fotokopi Surat Tanda Penerimaan Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan (STP-LKTP) tahun buku terakhir
    -Foto Direktur Utama/pemilik perusahaan dengan ukuran 4 x 6 cm sebanyak 2 lembar

Catatan: Jika tempat kegiatan usaha bukan milik sendiri, maka harus dilengkapi dengan Surat Izin Pemilik sebagai bukti ketidak keberatan penggunaan tanah/bangunan yang dimaksud. Surat Izin ini ditanda tangani di atas materai sehingga cukup sebagai bukti perjanjian sewa-menyewa antara pemilik tempat dan pelaku usaha.

Proses Pembuatan SIUP


Setelah berkas dokumen administrasi siap, selanjutnya ikuti langkah langkah proses pembuatan SIUP berikut ini

  1. Mengambil formulir pendaftaran/permohonan di Kantor Dinas Perdagangan

    Sebagai pemilik perusahaan anda bisa datang langsung ke Kantor Dinas Perdagan setempat, atau bisa melalui orang yang sudah anda berikan kuasa dengan dibuktikan surat kuasa.

  2. Formulir Pendaftaran diisi selengkapnya dan ditandatangani

    Formulir diisi dengan benar dan lengkap, Ditanda tangani diatas materai Rp 6.000 oleh Direktur Utama/Pemilik Perusahaan

  3. Membayar tarif pembuatan SIUP

    tarif pembuatannya bisaberbeda beda disetiap daerah

  4. pengambilan SIUP

    Waktu yang dibutuhkan sekitar 2 minggu. Biasanya anda akan dihubungi langsung oleh petugas dan datang ke kantor untuk pengambilannya.

Setelah membaca penjelasan diatas semoga anda sudah mempunyai bayangan prosedur pembuaran SIUP. Dengan siup ini maka usaha anda sudah terdaftar secara resmi dan sah dalam menjalankan usaha perdagangan.

Tinggalkan Balasan